About Us

CIS: School of Innovation

History

Kemampuan melihat, menganalisis dan memanfaatkan sumber dan peluang inovatif perlu ditunjang oleh penguasaan sistematika dan disiplin inovasi.

Proses inovasi dalam organisasi, masyarakat, dan individu setidaknya perlu dirangsang dengan sejumlah pemicu. Pertama, pemicu eksternal, yakni adanya fenomena perubahan dunia dan pergeseran peradaban manusia. Kedua, perangkat penunjang internal, sebagai salah satu faktor penting adalah pemimpin dan kepemimpinan. Tidak ada inovasi tanpa kepemimpinan.

Pemicu berikut adalah kreativitas yang memungkinkan lahirnya ide baru, pengembangan baru, hingga cara baru diseminasi barang atau jasa yang dihasilkan. Dan yang tak kalah penting adalah paradigma kolaborasi dalam jejaring lintas batas, yang memadukan antara bisnis dan sosial dan menggeser paradigma kompetisi.

Secara singkat, inovasi merupakan keberhasilan secara sosial dan ekonomi berkat adanya pengenalan cara baru.

Model baru ini merupakan cara-cara baru atau kombinasi baru dari cara-cara lama dalam mentransformasi input menjadi output.

Cara atau kombinasi baru inilah yang menciptakan perubahan besar dalam hubungan antara nilai guna dan harga yang ditawarkan kepada konsumen atau masyarakat.

Dengan demikian inovasi belum tercapai bila hanya berhenti pada ide-ide brilian, kreativitas, dan invensi (penemuan baru).

Dibutuhkan proses penciptaan nilai dalam inovasi sebagai perwujudan kolaborasi dan interaksi sosial yang erat antara produsen dan konsumen agar menghasilkan manfaat besar bagi banyak pihak.

Dalam upaya rancang-bangun inovasi dalam kolaborasi multipihak (Government, Academician, Business, Society), maka didirikan Pusat Studi Inovasi (Center for Innovation Studies) pada 4 Juni 2004 dengan Akta No. 8 dari Kantor Notaris Zacharias Omawele SH di Jakarta.

Selanjutnya berkembang menjadi CIPTA INOVASI SEJAHTERA [CIS] dengan service platform CIS School of Innovation yang diresmikan pada 3 Desember 2010 dengan Akta No. 05 dari Kantor Notaris Bernadeta MIK Sritika Sugiharto SH di Jakarta.

CIS School of Innovation merupakan wahana untuk mendukung proses diseminasi gagasan, inspirasi dan disiplin praktik inovasi hingga ke pergeseran paradigma manajemen inovasi dan kepemimpinan dalam rangka mendorong lahirnya generasi baru innovator-entrepreneur.

Dalam rerangka itu, CIS School of Innovation memfasilitasi para pemimpin, manajer, anggota organisasi, pembelajar inovasi, dan masyarakat dalam menciptakan dan mengembangkan budaya inovasi dan menjalankan dengan efektif dan efisien praktik-praktik inovasi bisnis dan sosial.

Seluruh kemampuan melihat, menganalisis dan memanfaatkan sumber dan peluang inovatif perlu ditunjang oleh sistematika dan disiplin inovasi. Dengan dukungan tim yang sudah teruji kompetensi dan dedikasinya, CIS School of Innovation memfasilitasi Innovation Workshop & Development, Coaching Innovation, Research, Social Analysis, dan Publikasi inovasi.

Vision

Menjadi lembaga yang baik dan unggul di tingkat nasional dan internasional dalam proses merancang dan memfasilitasi serta mendiseminasi pelaksanaan dan pengelolaan inovasi di tingkat organisasi dan komunitas.

Mission

Menyebarluaskan gagasan inovasi dan mendukung proses diseminasi gagasan, inspirasi dan disiplin praktik inovasi hingga ke pergeseran paradigma manajemen inovasi dan kepemimpinan dalam rangka mendorong lahirnya generasi baru innovator-entrepreneur.

Menginspirasi Inovasi Indonesia (inovasi-inovasi di Indonesia) dengan mendiseminasi prinsip, konsep, dan penerapan disiplin inovasi pada tingkat organisasi dan komunitas.

Turut memfasilitasi dan berkolaborasi (ber-ko-inovasi) dengan pemangku kepentingan organisasi-organisasi di Indonesia dalam rangka mewujudkan strategic entrepreneurship yang unggul.

Corporate Values

Mengedepankan pendekatan diagnostik dan pendampingan dalam pengembangan program inovasi bagi individu, organisasi, dan komunitas.

Menjunjung tinggi integritas dan kredibilitas, fleksibilitas dan independensi, saling percaya dan kerja sama, serta mementingkan budaya attention to detail, outcome orientation, people orientation, team orientation, collaboration, flexibility, dan creative & calculated risk taking.

Menekankan pada pemahaman dan aplikasi pola dan praktik membangun keunggulan proses inovasi dalam organisasi dan komunitas, dengan panduan prinsip none of us is as smart as all of us (tak seorang pun dari kita sepandai semua dari kita).